
Judul Buku : Pengelolaan Sumber Daya Hutan, Tanah, dan Air Berbasis Daerah Aliran Sungai
Penulis : Dr. Ir. Harry Santoso
Editor : Agung Nugraha
Tahun Terbit : 2012
Penerbit : Wana Aksara
Kota Penerbit : Tangerang Selatan
Jumlah Halaman : xx+502
ISBN : 9786029605068
Sinopsis Buku :
Pesatnya pertumbuhan populasi penduduk dan perkembangan pemekaran wilayah provinsi maupun kabupaten/kota pada era desentralisasi telah menuntut peningkatan kebutuhan akan lahan bagi pemenuhan pembangunan. Implikasinya, pemanfaatan lahan bagi berbagai kepentingan atas nama pembangunan menjadi sebuah keniscayaan. Persoalannya, pembangunan yang abai terhadap daya dukung lingkungan akan berdampak terhadap kerusakan lingkungan yang tak akan terpulihkan.
Dengan demikian, kegiatan pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan harus mempertimbangkan tata ruang sebagai refleksi pemanfaatan lahan. Kuncinya, setiap penyelenggaraan pembangunan harus berbasis pada kelestarian fungsi ekosistem Daerah Aliran Sungai (DAS). Karena itu, penting sekali bagi setiap perencana pembangunan untuk memahami konsep pembangunan wilayah, mulai dari tata guna lahan hingga pengelolaan ekosistem berbasis DAS. Kurangnya pehahaman terhadap karakteristik lahan yang meliputi geologi, tanah, dan topografi, di samping pengaruh keadaan iklim serta aktivitas manusia yang berlebihan dalam pemanfaatan sumber daya alam telah menyebabkan kerusakan lingkungan yang mengancam kelestarian maupun keberlanjutan fungsi ekosistem DAS secara lintas generasi.
Dalam konteks tersebut, sungguh tepat kiranya penulisan dan penerbitan buku berjudul “PENGELOLAAN SUMBER DAYA HUTAN, TANAH, DAN AIR BERBASIS DAERAH ALIRAN SUNGAI, Bunga Rampai Pemikiran Mendukung Pembangunan Kehutanan Berkelanjutan” oleh Dr. Ir. Harry Santoso. Di tengah pesatnya pertumbuhan populasi penduduk serta kian banyaknya pemekaran wilayah provinsi maupun kabupaten/kota pasca penerapan desentralisasi dan otonomi daerah, telah memberikan konsekuensi peningkatan kebutuhan akan pemanfaatan ruang bagi pembangunan wilayah maupun sektoral. Dengan latar belakang sebagai seorang birokrat dengan penguasaan akademik yang memadai, buku yang ditulis Dr. Ir. Harry Santoso ini diharapkan bisa menjadi sebuah rujukan yang memadai dan konstruktif.
Buku ini sungguh layak menjadi referensi seluruh pemangku kepentingan yang terkait dengan kebijakan pengelolaan sumber daya hutan, tanah, dan air berbasis DAS. Baik kalangan birokrat, praktisi, akademisi, LSM, mahasiswa maupun pihak lain terkait yang berminat terhadap konsep dan implementasi pembangunan wilayah berbasis DAS.