
Judul Buku : Globalisasi Sektor Kehutanan Indonesia
Penulis : Untung Iskandar Srihadiono; Sambas Sabarnurdin
Editor : Agung Nugraha
Tahun Terbit : 2006
Penerbit : UNWAMA Press
Kota Penerbit : Yogyakarta
Jumlah Halaman : xxxi+161
ISBN : 9792537007
Sinopsis Buku :
Memasuki milenium ketiga di abad 21 tidak sebuah komunitas di belahan manapun di muka bumi ini yang akan sanggup mengisolasi diri untuk tidak terlibat dengan dialektika maupun praksis globalisasi. Era global atau era kesejagatan dengan segala sistem dan tata nilainya telah menjelma menjadi sebuah keniscayaan. Pertanyaan sekaligus gugatan yang mengemuka adalah apakah globalisasi akan merugikan atau justru menguntungkan masyarakat dan Bangsa Indonesia. Jawabannya sungguh sangat relatif karena semuanya akan ditentukan oleh sejauh mana kemampuan para pihak dalam mengantisipasi maupun merespon arus kesejagatan dengan segala aturan mainnya. Tak terkecuali, kesiapan komunitas rimbawan di berbagai profesi dan tingkatan. Globalisasi memberikan bingkai kerjasama dan kemitraan para pihak di seluruh bagian belahan dunia ini untuk bersama-sama membangun agenda dan kesepakatan untuk mewujudkan sebuah bentuk pengurusan, pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya hutan secara adil, demokratis, dan berkelanjutan. Sebaliknya, globalisasi juga mengharuskan para pihak untuk memenangi persaingan yang mampu menghasilkan komoditas kehutanan dengan segala keunggulan kompetitifnya dalam bingkai perdagangan bebas. Di sinilah essensi harkat dan martabat sebuah bangsa akan ditentukan dalam pergaulan komunitas global. Sebuah konsep neo-nasionalisme di era kesejagatan yang sama sekali berbeda dengan konsep nasionalisme konvensional.
Buku berjudul “Globalisasi Sektor Kehutanan Indonesia” ini merupakan sebuah wacana yang sangat tepat bagi para pihak. Di tengah makin dekatnya implementasi berbagai kesepakatan global, maka globalisasi tidak lagi pantas hanya menjadi sebuah sumber wacana berdialektika. Kinilah saatnya setiap rimbawan mengantisipasi dan mempersiapkan diri agar memiliki kemampuan untuk merespon secara konstruktif dan adaptif dalam setiap praksisnya.